Menu Close

Ada Berapa Macam Inflasi Berdasarkan Tingkat Keparahannya?

Inflasi termasuk salah satu persoalan ekonomi yang dialami oleh banyak negara. Secara umum inflasi yaitu sebuah keadaan di mana harga-harga mengalami kenaikan dengan secara kontinu. Karena itu, keadaan seperti itu dijadikan sebagai persoalan serta tidak memerlukan kebijakan khusus untuk mengatasinya.

Meski tidak secara otomatis menjatuhkan standar hidup, inflasi tetaplah suatu persoalan. Sebab inflasi bisa mengakibatkan redistribusi pada anggota masyarakat, bisa membuat efisiensi ekonomi terjun, serta bisa membuat perubahan output dan juga peluang kerja pada masyarakat.

4 Jenis Inflasi Berdasarkan Tingkat Keparahannya

Menurut parah atau tidaknya inflasi bisa dikategorikan meliputi berikut ini.

1. Inflasi ringan, yaitu kecil di bawah 10% setahun.

2. Inflasi sedang, yaitu rata-rata antara 10% sampai dengan 30% setahun.

3. Inflasi berat, yaitu besar antara 30% sampai dengan 100% setahun.

4. Inflasi tidak terkendali, yaitu sangat besar di atas 100% setahun.

Nah, seumpama inflasi tersebut ringan, justru memiliki dampak yang positif dalam arti bisa mendorong ekonomi lebih bagus. Sebab dapat menaikkan pendapatan nasional dan menjadikan orang bersemangat untuk kerja, menabung, serta berinvestasi.

Sementara itu, dalam masa inflasi yang parah, yakni ketika inflasi menjadi tidak terkendali. Maka keadaan ekonomi jadi kacau dan ekonomi terasa lesu, bahkan membuat orang tidak bersemangat kerja, menabung, serta investasi. Sebab biaya naik dengan cepat, para penerima pendapatan tetap, misalnya pegawai negeri maupun karyawan swasta, dan juga para buruh akan kesusahan menanggung dan mengimbangi biaya. Dengan begitu, hidup mereka jadi kian menurun dan terpuruk.

Dalam ekonomi, inflasi punya arti sebagai sebuah proses meningkatnya harga-harga secara umum dan berkelanjutan atau kontinu. Dengan begitu bisa dibilang bahwa, inflasi termasuk proses jatuhnya nilai mata uang secara terus menerus.

Inflasi termasuk proses sebuah peristiwa dan bukan tinggi atau rendahnya tingkat harga. Maksudnya, tingkat harga yang diasumsikan tinggi belum tentu disebut sebagai inflasi. Disebut inflasi kalau terjadi proses kenaikan harga yang berkelanjutan dan saling berpengaruh. Pemakaian istilah inflasi dipakai untuk menjelaskan kenaikan ketersediaan uang, yang biasa dilihat sebagai penyebab naiknya harga.

Incoming search terms:

  • sebutkan dan jelaskan jenis inflasi berdasarkan tingkat keparahannya.