Baliho dan Spanduk Adalah: Pengertian, Perbedaan, Contoh

    Perbedaan Baliho dan Spanduk – Ada banyak bentuk iklan yang bisa kita temui. Berbagai jenis iklan termasuk digital, koran, televisi, majalah, dan yang paling penting, iklan luar ruang. Iklan luar ruang merupakan cara yang efektif untuk memasarkan merek. Banyak orang yang mengemudi dan berjalan di sepanjang jalan perkotaan, terutama untuk berangkat kerja, pulang kerja, dan bepergian lainnya.

    Oleh karena itu, persaingan iklan luar ruangan ini di sepanjang jalan perkotaan cukup tinggi. Banyak perusahaan yang berupaya untuk mendapatkan banyak perhatian dari audiens melalui pengaplikasian desain grafis ke media iklan ini. Dua media yang bisa digunakan misalnya adalah baliho dan spanduk, yang di mana terpadat perbedaan antara keduanya.

    Pengertian baliho dan spanduk

    Perbedaan antara keduanya bisa diacu melalui pengertian baliho dan spanduk melaui KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). KBBI mengartikan baliho dan spanduk sebagai berikut.

    Baliho

    Baliho adalah publikasi yang berlebih-lebihan ukurannya agar menarik perhatian masyarakat (biasanya dengan gambar yang besar di tempat-tempat ramai).

    Spanduk

    Spanduk adalah kain yang direntangkan yang berisi slogan, propaganda, atau berita yang perlu diketahui umum; kain rentang.

    Perbedaan baliho dan spanduk adalah

    Melaui pengertian di KBBI, bisa ketahui bahwa perbedaan anatara baliho dan spanduk adalah sebagai berikut.

    Perbedaannya adalah spanduk berupa media kain yang direntangkan, dan sedangkan baliho berupa media publikasi yang ukurannya sangat besar.

    Contoh

    Contoh yang paling umum adalah spanduk biasa dipasang di depan toko sebagai penanda. Sedangkan baliho biasa dipasang di sepanjang sisi jalan raya.

    Lebih lanjut

    Baliho

    Baliho Coca-Cola
    Baliho Coca-Cola | Credit: Unsplash/Fox

    Pada umumnya baliho memiliki permukaan yang datar seperti panel atau pagar. Salah satu contoh istilah yang diturunkan dari baliho adalah Papan Reklame. Media ini bisa dibuat menggunakan sepotong papan tebal, pelat besi, penyangga papan, dan penampil gambar. Penampil gambar yang digunakan bisa macam-macam.

    Contohnya dapat berupa kain rentang seperti yang digunakan pada spanduk. Namun karena kain rentang spanduk relatif kecil untuk dijadikan media baliho yang besar, maka biasanya memerlukan penyambungan. Desain grafis perlu diatur sedemikian rupa biar hasil penyambungan terlihat presisi.

    Sekarang ini baliho juga bisa menggunakan penampil gambar berupa LED, biasa dikenal dengan nama Videotron. Lain dengan papan reklame biasa, yang di mana hanya sebatas menampilkan gambar saja. Dengan videotron ini, bisa menampilkan video, yaitu gambar yang dapat bergerak.

    Baik itu papan reklame, videotron, maupun yang lainnya. Media baliho selalu mendapat banyak perhatian, dari arah mana orang memandang. Karena tidak mungkin orang bisa menghindari melihat media ini ketika sedang berada di jalan. Entah mau ataupun tidak mereka pasti harus melihatnya. Oleh sebab itu, media ini efektif untuk iklan luar ruangan.

    Spanduk

    Pada umumnya, spanduk tidak memerlukan banyak peralatan dan perlengkapan seperti baliho. Melainkan cukup dengan kain yang direntangkan, yang di mana pada kain dapat diisikan gambar desain grafis. Kain biasanya dengan bentuk persegi atau persegi panjang.

    Contoh kain yang banyak digunakan adalah bahan banner seperti flexi china, flexi korea, dan flexi jerman. Pemasangan spanduk biasanya melibatkan lubang dengan ring di sudut atau di sekelilingnya biar mudah digantungkan.

    Ring Spanduk
    Ring Spanduk | Credit: lefthandprintworks.com

    Spanduk ini bisa digunakan sebagai media iklan. Lalu juga dapat digunakan sebagai penanda toko, peringatan, melarang sesuatu, dll. Bahkan dapat digunakan untuk demonstrasi.

    Spanduk Demonstrasi
    Spanduk Demonstrasi | Credit: Unsplash/T Rampersad

    Seperti halnya baliho, media ini juga cenderung menyampaikan pesan yang singkat dengan menggunakan beberapa gambar dan jumlah teks yang terbatas. Mungkin berisi logo, slogan, gambar produk, dan sedikit teks untuk keterangan. Bagaimanapun juga, orang tidak punya banyak waktu untuk melihat iklan luar ruangan. Oleh sebab itu, iklan luar ruangan selalu dibuat dengan bentuk yang ringkas.

    Penutup

    Baliho dan spanduk memiliki kesamaan, yaitu sebagai media luar ruangan. Namun keduanya juga memiliki perbedaan yang jelas antara baliho dengan spanduk, yaitu peralatan dan ukuran. Pada penggunaannya, baliho cenderung berukuran besar, sedangan ukuran spanduk bisa di berapa saja.

    Lalu untuk harga, dengan banyaknya peralatan dan perlengkapan yang diperlukan untuk dapat memasang baliho, maka baliho lebih mahal. Jika memasangnya di lokasi yang memiliki lalu lintas tinggi seperti di sepanjang jalan yang sibuk, pasti harga sewanya pun mahal. Lalu juga untuk biaya pajak yang harus dibayarkan.

    Namun bagi perusahaan besar, mungkin tidak begitu masalah. Buktinya, media luar ruangan ini justru persaiangannya tinggi. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa jenis iklan ini memang efektif.

    Yang terakhir yang perlu diingat, tidak semua media luar ruangan ini digunakan untuk iklan produk perusahaan saja, beberapa digunakan untuk iklan layanan masyarakat.

    Referensi:
    1. kbbi.kemdikbud.go.id/entri/baliho
    2. kbbi.kemdikbud.go.id/entri/spanduk