Menu Close

3 Sifat Penting yang Harus Dipunyai Orang yang Melakukan Musyawarah

Musyawarah merupakan salah satu hal penting yang perlu diterapkan dalam hidup sehari-hari. Misalnya musyawarah dalam menentukan keputusan terhadap berbagai hal yang berhubungan dengan kehidupan keluarga maupun masyarakat. Contohnya menentukan lembaga pendidikan yang tepat, menentukan pekerjaan, menentukan ketua RT, dll.

Tiga sifat yang harus dipunyai oleh tiap-tiap orang yang melakukan musyawarah antara lain meliputi berperilaku lemah lembut, tidak kasar, serta tidak berhati keras.

Dengan bermusyawarah, persoalan yang rumit bisa menjadi mudah dengan dipecahkan oleh orang banyak, terutama jika yang membahas adalah orang yang ahli. Tentu saja, setiap orang yang melakukan musyawarah mesti memiliki tiga sifat berikut ini.

1. Lemah lembut

Sikap lemah lembut dalam bermusyawarah seharusnya dipunyai oleh tiap-tiap orang yang melakukannya. Entah itu saat mengemukakan pendapat ataupun saat memberikan tanggapan kepada pendapat orang lain.

2. Tidak kasar

Alangkah baiknya berlapang dada untuk memaafkan seumpama ada pihak yang mungkin berlaku tidak wajar sehingga memancing amarah kita.

3. Tidak berhati keras

Konsisten kepada ketentuan hasil musyawarah, lebih-lebih jika menyangkut keperluan bersama. Menghindari prasangka yang negatif, terutama persoalan yang ada kaitannya dengan orang banyak.

Menjalankan hasil musyawarah dengan penuh sikap tawakal kepada Tuhan, guna menghindari prasangka buruk seumpama ketentuan musyawarah itu kurang membuahkan hasil seperti yang diinginkan.

Sementara itu sikap yang mesti diambil sehabis melaksanakan musyawarah yaitu memberi maaf kepada seluruh peserta musyawarah maupun bentuk kesalahannya. Jika seluruh peserta musyawarah memiliki sikap memaafkan, maka yang terjadi yaitu saling memaafkan. Dengan begitu, diharapkan tidak ada sakit hati maupun dendam yang berlanjut di luar musyawarah, entah itu karena pendapatnya tidak diakomodasi maupun karena hal yang lainnya.

Incoming search terms:

  • sebutkan tiga sifat yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang yang melakukan musyawarah.