Spesifikasi Komputer Desain Grafis yang Disarankan

Jika Kamu sudah pernah menggunakan software desain grafis, mungkin Kamu sudah mengetahui bahwa spesifikasi komputer untuk desain grafis lebih dari komputer kantor biasa.

Pekerjaan desain grafis mencakup banyak bidang, masing-masing dapat dikerjakan menggunakan software yang berbeda. Dengan demikian, perlu menentukan bidang mana yang dituju untuk bisa mendapatkan parameter untuk mempertimbangkan.

Sekadar contoh misalnya, desainer multimedia membutuhkan spesifikasi yang lebih tinggi dari editor foto. Dengan demikian, parameter untuk memilih spesifikasi komputer juga harus ditentukan jenis pekerjaan desain grafis yang dilakukan. Oleh karena itu, Kamu perlu mengidentifikasi software mana yang ingin Kamu gunakan.

Parameter

CPU

CPU (Central Processing Unit) adalah perangkat yang melakukan semua perintah dan mengolah data dari software. Ketika mengubah warna, membuat garis, menekan tombol, dan membuka menu, semua akan diproses CPU. Lalu hasilnya warna terubah, garis jadi, ketikkan menjadi kata, dan menu terbuka.

RAM

RAM (Random Access Memory) merupakan perangkat memori penting untuk menyimpan semua jenis data sementara untuk CPU bekerja. Jadi semua yang sedang dikerjakan komputer harus dapat dimuat pada RAM. Jika tidak, kecepatan software berhenti atau menjadi lebih lambat.

RAM biasanya dapat diupgrade dengan mudah. Dapat dengan menukar RAM lain yang ukurannya lebih besar atau dapat dengan menambahkan jika komputer masih memiliki beberapa slot RAM. Namun harus berhati-hati, karena kadang-kadang meskipun Kamu menambahkan jenis kecepatan dan ukuran RAM yang sama persis ke RAM yang sudah ada. Mungkin bisa mendapati beberapa masalah ketidakcocokan yang dapat menyebabkan ketidakstabilan.

Rekomendasi Spesifikasi Komputer Berdasarkan Software Desain Grafis

Sekarang sangat sulit untuk merekomendasikan spesifikasi komputer karena ada begitu banyak software desain grafis yang berbeda. Kamu harus menentukannya sesuai dengan pekerjaan desain yang Kamu lakukan dengan software yang digunakan.

Kita tahu bahwa menggunakan komputer yang tepat sangat penting untuk keberhasilan pekerjaan. Memiliki spesifikasi komputer yang tepat dapat membuat pekerjaan lebih mudah dan dapat memberi surplus energi untuk bisa meningkatkan karya seni ke tingkat berikutnya. Di bawah ini adalah rekomendasi spesifikasi komputer desain grafis berdasarkan software.

1. Adobe PhotoShop

Adobe PhotoShop ditujukan untuk desainer yang membutuhkan software khusus untuk memanipulasi gambar dan mengolah gambar bitmap.

CPU: Intel® or AMD with processor with 64-bit support*; 2 GHz or faster processor

Memori: 2 GB or more of RAM (8 GB recommended)

2. Adobe Illustrator

Adobe Illustrator ditujukan untuk desainer yang membutuhkan software khusus untuk membuat ilustrasi dan mengolah gambar vektor.

CPU: Intel Pentium 4 or AMD Athlon 64 processor

Memori: 2 GB of RAM (3 GB recommended) for 32 bit; 2 GB of RAM (8 GB Recommended) for 64 bit

3. Adobe InDesign

Adobe InDesign ditujukan untuk desainer yang membutuhkan software untuk membuat macam-macam layout halaman.

CPU: Intel® Pentium® 4 or or AMD Athlon® 64 processor

Memori: 2 GB or more of RAM (8 GB recommended)

4. Adobe Premiere

Adobe Premiere ditujukan untuk desainer yang membutuhkan software untuk mengedit dan mengolah video.

Minimum

CPU: Intel® 6thGen or newer CPU – or AMD equivalent

RAM: 8 GB of RAM

Recommend

CPU: Intel® 7thGen or newer CPU – or AMD equivalent

RAM: 16 GB of RAM for HD media; 32 GB for 4K media or higher

5. Adobe After Effects

Adobe After Effects ditujukan untuk desainer yang membutuhkan software untuk membuat efek video.

CPU: Multicore Intel processor with 64-bit support

RAM: 16 GB minimum (32 GB recommended)

Penutup

Saran spesifikasi komputer dapat berubah seiring berjalannya waktu, karena terkait dengan pengembangan versi software desain grafis masing-masing.

Komputer jenis apa pun yang dipilih, sekarang ini kebanyakan memiliki hard drive yang cukup besar. Dengan demikian, tidak perlu khawatir untuk hard drive bawaan yang digunakan untuk menginstal software dan menyimpan proyek yang sedang dikerjakan. Di samping itu, file desain lama pun tidak harus disimpan di hard drive, namun dapat disimpan juga menggunakan drive eksternal.

Referensi: helpx.adobe.com