Tips Memilih Bahan Stiker yang Tahan Air

    Stiker bisa dibuat dari bahan kertas dan plastik. Jika ingin memilih untuk menggunakan bahan yang mana, maka bisa menentukan dengan menyesuaikan pengaplikasiannya. Misalnya untuk stiker kaca dan label kemasan, maka perlu menggunakan stiker dengan bahan plastik. Stiker ini lebih tahan air dan lebih tahan lama jika dibandingkan dengan kertas.

    Stiker dengan bahan kertas biasanya riskan terhadap unsur-unsur kelembapan. Bahan kertas juga lebih mudah sobek atau robek dan lebih cepat memudar. Bahkan ketika dilapisi dengan bahan lain untuk menambah daya tahannya, lapisan tersebut hanya melindungi bagian permukaan, namun tidak melindungi bagian perekat. Oleh karena itu disarankan untuk menggunakan bahan plastik jika ditujukan untuk tahan air.

    Kendati demikian, bahan stiker yang tahan air pun masih perlu dilapisi. Paling tidak bisa melapisinya dengan laminasi untuk menambah daya tahannya. Dengan lapisan ini, stiker menjadi tidak mudah mengelupas dan tidak mudah memudar ketika terkena minyak dan cairan lain. Maka bisa diaplikasikan ke kemasan botol, wadah makanan, kaca gedung, dan kaca ruangan untuk jangka waktu lebih panjang.

    Laminasi juga tidak sekadar menambahkan lapisan pada stiker, namun bisa dipilih, misalnya antara laminasi doff dengan glossy. Laminasi doff memiliki efek redup pada permukaan stiker, sedangkan laminasi glossy memiliki efek mengkilau pada permukaan stiker. Dengan demikian, dapat disesuaikan  dengan hasil akhir yang diinginkan.

    Contoh dari stiker bahan plastik yang populer dan mudah didapatkan adalah Vinyl.